Menuju Cahaya
Cahaya itu adalah cahaya yang sebenar-benarnya
Cahaya illahi yang tak pernah kita miliki
Bukan sebab menderita kita butuh cahaya itu
Bukan sebab telah bahagia kita tak membutuhkan cahaya itu
Kala bahagia dan menderita kita masih perlu cahaya itu
Cahaya yang memberikan ketenangan ke dalam jiwa kita
Cahaya yang mampu menyelesaikan persoalan kita
Cahaya yang mampu membangkitkan rasa syukur kepada-Nya
Bukanlah Dia yang membutuhkan kita untuk diambil cahaya-Nya
Akan tetapi kitalah yang membutuhkan cahaya itu
Setitik cahaya-Nya penuh bermakna bagi kita
Cahaya-Nya itu tak berbatas dan tak tertepikan oleh apapun
Tahukah kita bagaimana meraih cahaya itu?
Tahukah kita dimana jalan menuju cahaya itu?
Jalan menuju cahaya itu…
Dimulai dari hati kita hanya kepada-Nya
Lewat sujud-sujud kepada-Nya
Lewat ungkapan berbagi apa yang kita miliki
Lewat kekuatan untuk menahan nafsu kita
Lewat tangisan kita di sepertiga malam waktu genggaman-Nya
“Sungguh bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa) dan
(bacaan waktu itu) lebih berkesan” ( QS Al Muzzamil :6 )
Lewat ungkapan syukur kepada-Nya
Lewat lantunan tasbih, takbir dan tahmid kepada-Nya
Sudahkah kita berada di jalan menuju cahaya itu?
Sudah berapa jauhkah kita di jalan menuju cahaya itu?
Sadarkah jikalau kita masih tersesat bukan menuju jalan cahaya itu?
Sadarkah jikalau kita masih keluar dari jalan menuju cahaya ?
Ya Rabbi…. ampuni dosa-dosa kami… bersihkan hati kami
Agar kami tak tersesat di jalan menuju cahaya-Mu…
Amin…

0 Tanggapan ke “Menuju Cahaya”